+ KISAH SERU Nabi IDRIS AS, Mukzizat, Pengalama Kematian, Melihat Surga & Neraka
Rasanya mati di gambarkan sangat sakit luar biasa sekali, Jatuh dari motor atau tangan kena pusai di bandingkan rasa sakitnya dengan sakaratul maut / kematian jauh sangat berbeda.
Seperti kulit yang di sayat saya dan di kuliti atau seperti di tusuk oleh 1000 pedang adalah rasa sakit yang di gambarkan dalam sakaratul maut.
Banyak orang yang takut merasakan mati karena rasa sakitnya yang luar biasa, belum lagi bayangan di alam barzah yang asing yang membuat orang bertambah takut.
Tidak untuk Nabi IDRIS AS, Dia penasaran dengan rasa kematian yang katanya di gambarkan dengan rasa sakit yang luar biasa dahsyat.
Nabi idris termasuk dalam 25 golongan rasul yang wajib di ketahui. Walaupun masuk dalam kategori 25 rasul.
Namun nabi idris ini tidak terlalu populer ceritanya di banding dengan Nabi Muhammad AS, Nabi isa AS, Nabi Ibrahim AS dan Nabi Musa AS.
Kisah tentang nabi idris pun tidak banyak, sehingga tidak terlalu detail dan dalam orang mengetahui kisah idris AS.
Di dalam Al Quran ayat yang menceritakan tentangnya tidaklah banyak, Cuma 2 ayat saja yang berbunyi seperti ini :
Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Idris di dalam Kitab (Al-Qur'an). Sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang nabi, (Maryam 56)
Nabi idris adalah kerurunan ke 7 dari Nabi Adam AS.
dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi. (Maryam 57)
Kalau di lihat Nabi Idris masih dalam golongan manusia generasi awal ya, Mungkin pada saat itu bumi masih sangat hijau dan manusia jumlahnya masih belum banyak.
Datangnya Nabi Idris ke bumi tidak lain adalah menjadi Nabi Dan Rasul (Utusan).
Yang membawa kebenaran dan ketahuidan kepada umatnya di masa itu.
Biasanya rasul itu turun datang kepada kaum kaum yang berdosa, buat tidak bisa melihat cahaya dan kebenaran.
Sehingga rasul datang kepada sebuah umat untuk menjelaskan beginilah kebenaran dan tauhid kepada tuhan yang maha esa.
FAKTA DAN REALITA
Terlihat mudah kalau kita dengar kalau cuma menyampaikan risalah dari tuhan kepada umatnya.
Mungkin di pikir cuma mengabarkan saja kepada umat lalu umat paham dan ikut dengna begitu mudahnya.
Padahal di lapangan.
Rasul yang mendapat tugas untuk menyampaikan kebenaran / risalah dari tuhan. Mereka mendapat Cacian, hujatan secara MENTAL DAN FISIK.
Yang tentunya sangat menyakitkan. Mungkin kalau kita yang menerima cacian dan serangan fisik itu tidak kuat dan lebih baik mundur atau menyerah saja.
Tidak dengan mereka para Rasul Rasul Allah yang membawa risalah penuh dengan semangat, keoptimisan, tanpa rasa menyerah.
Untuk mengajak umat umat yang berdosa untuk kembali ke jalan yang benar. Walaupun yang di dapat tidak sedikit cacian, makian, dan serangan fisik.
Bukan cuma cacian, dan serangan fisik. Bahkan mereka juga di usir dari tempatnya.
Dan semua nabi mengalami itu termasuk Nabi Isa AS dan juga nabi muhammmad SAW.
Namun atas cacian dan hinaan yang di lakukan oleh mereka orang kafir dan musyrik, Tidak membuat para rasul gentar.
Mereka pantang menyerah dan semangat karena dia tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah SWT.
Dan itu menjadi power besar mereka.
PENGALAMAN IDRIS AS MEMINTA KEMATIAN, MELIHAT NERAKA DAN SURGA
Kadang manusia bertanya tanya... apa yang terjadi pada dirinya setelah kematian?
Bagaimana dimensi setelah kematian, bagaimana kita hidup disana? apakah sendiri ataukah ada mahluk lain.
Hal tersebut membuat banyak orang menjadi takut. Belum lagi orang dengan dosa yang besar akan di siksa atas perbuatannya di alam barzah (Alam setelah kematian).
Termasuk juga Nabi Idris AS yang penasaran dengan rasanya mati. Karena mendengar berita rasanya mati itu sangat luar biasa dan gak bisa di bayangkan.
Di tusuk 1000 pedang.
ang secara bersamaan, di kuliti secara hidup hidup. Inilah rasa sakit yang terjadi pada orang yang sedang sakaratul maut.
AWAL MULA IDRIS AS MINTA DI CABUT NYAWANYA OLEH MALAIKAT MAUT
Berawal dari kerinduan sang malaikat mau Izrail kepada kekasih Allah SWT Nabi Idris AS.
Seorang yang sholeh dan mulia ahlaknya.
Karena ahlaknya yang mulia dan sangat soleh, Membuat malaikat maut menjadi kagum dan ingin berjumpa dengannya.
Lalu Izrail meminta Izin Kepada Allah SWT untuk bertemu dengan Nabi Idris AS untuk melepas rasa kangennya.
Kemudian Allah mengizinkan dan mengabulkan permintaan Izrail untuk bertemu dengan idris as.
Pada malam hari idris kedatangan seorang tamu yang membawa hadiah berupa buah buahan yang sangat banyak.
Tamu itu merupakan malaikat izrail malaikat sang pencabut nyawa, Namun disini idris as masih belum menyadari bahwa dia sedang bersama malaikat.
Bukannya malah di terima, Idris AS Malah menawarkan malaikat untuk memakan makanan tersebut, namun malaikat menolaknya.
Mungkin karena dia adalah seorang malaikat yang tidak makan dan tidak seperti manusia.
Akhirnya mereka berdua pergi keluar untuk berbincang bincang.
INILAH OBROLAN NABI IDRIS AS BERSAMA MALAIKAT IZRAIL
Idris as dan tamunya itu bersama sama dalam waktu 4 hari. Namun idris as merasa aneh dan ada yang ganjal dengan tamu yang datang membawa buah buahan itu.
Mungkin karena dia adalah malaikat tentu mempunyai perilaku yang berbeda dengan manusia yang sesungguhnya.
Sehingga membuat idris AS merasa ada yang aneh dan mengganjal pada tamu yang sebenarnnya adalah malaikat itu.
Lalu Nabi Idris mennyakan kepada laki laki itu, Sebenarnya kau ini siapa?
Lalu laki laki itu menjawab dengan jujur, Saya adalah malaikat izrail.
Kaget dengan jawabannya, Nabi Idris AS Menanyakan kau kah malaikat sang pencabut nyawa itu?
Malaikat izrail menjawab, benar ya Idris.
Idris As Menanyakan kepada malaikat, Apakah kedatanganmu kepadaku juga akan mencabut nyawaku?....
Jawab malaikat, Tidak ya idris, Aku datang kesini hanya karena kangen kepadamu. Aku meminta Kepada Allah SWT untuk bertemu denganmu dan dia mengizinkan.
4 HARI BERSAMA MALAIKAT MAUT
Setiap hari pasti ada mahluk yang mati, nyawanya di cabut oleh sang malaikat maut.
Mungkin ini yang menjadi pertanyaan dari idrsi AS. Saat malaikat sedang bersamannya dalam watu 4 hari itu berbincang bincang. Apakah malaikat maut itu juga mencabut nyawa mahluk mahluk yang ada di dunia ini?
Jawab malaikat benar dalam waktu 4 hari aku sudah banyak mencabut nyawa mahluk yang ada di bumi ini.
Mahluk mahluk yang akan di cabut nyawanya di hadapannya bagaikan hidangan di hadapannya.
Mungkin di ibaratkan seperti sebuah meja yang penuh berisi dengan makanan yang sangat lezat dan mantap.
Makanan itu di ibaratkan manusia.
Begitulah Malaikat maut melihat manusia yang akan di cabut nyawanya bagaikan hidangan.
MALAIKAT MENCABUT NYAWA IDRIS ATAS PERMINTAANYA
Nabi idris memiliki permintaan yang esktren dan jarang di minta mahluk siapapun di bumi ini.
Karena yang dia minta bukanlah seperti yang di minta oleh manusia umum seperti rejeki dan keselamatan.
Namun minta agar malaikat meminta izin kepada Allah SWT agar nyawanya di cabut untuk merasakan rasa sakitnya kematian. Karena kabarnya rasanya mati itu amat luar bisaa dahsyat rasa sakit seperti di tusuk 1000 pedang.
Lalu setelah nyawanya di cabut dan mati kemudian di hidupkan lagi. Karena cuma penasaran saja dengan rasanya kematian.
Mungkin disini idris AS percaya akan kebeneraan itu namun hanya penasaran saja dan ingin merasakannya langsung.
Jawab malaikat maut bahwa tidaklah dia mencabut nyawa mahluk melainkan atas Izin Allah SWT.
NYAWA NABI IDRIS DI CABUT OLEH MALAIKAT
Mendengar permintaan Nabi idris AS untuk meminta kematian, Malaikat menerimannya namun sebelum dia meminta izin terlebih dahulu kepada Allah SWT.
Karena Malaikat maut tidak mencabut nyawa mahluk manapun kecuali sebelumnya dapat persetujuan dari Allah SWT.
Allah SWT Mengabulkan permintaan sang Nabi.
Pada saat itu juga Malaikat maut memulai untuk menarik ruh/nyawa Idris AS.
Saat proses pencabutan nyawa malaikat menangis melihat idris AS karena menahan rasa sakitnya yang luar biasa.
Setelah mati, Allah menghidupkan lagi Nabi Idris AS.
Saat itu dia menangis sejadi jadinya. Karena merasakan maut yang sangat luar biasa sakitnya.
Setelah kejadian itu ketaqwaan idris AS bertambah dan dia langsung menuju umatnya untuk mengjak dalam kebaikan dan kebenaran.
Melihat rasanya maut yang luar biasa. Itu baru rasanya maut orang yang sudah jelas beriman dan merupakan kekasih Allah SWT.
Bagaimana dengan rasanya maut orang yang setiap harinya penuh dosa seperti kita kita ini?
Belum lagi di akhirat nanti dimana waktu itu tidak ada pertolonan apapun kepada siapapun kecuali kepada Allah SWT.
Di situ kita mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita selama hidup di dunia.
Bagi yang dosanya banyak sudah tentu hari harinya akan berat dan dalam penuh kepedihan.
NABI IDRIS AS SAJA KWALAHAN, HARUSNYA KITA BISA LEBIH SADAR
Tidak bisa di bayangkan, IDRIS AS itu adalah Nabi dan Rasul Allah SWT.
Sudah pasti ahlak dan perbuatannya mulia dan benar. Orang soleh yang sehari harinya penuh ketaqwaan kepada Allah SWT.
Namun dari kesolehan dan ketaqwaannya itu dia mengalami rasa yang sangat pedih saat maut. Dan manangis histeris sejadi jadinya.
Melihat peristiwa yang luar biasa.
Bagaimana dengan kita yang setiap hari berbuat dosa.
Bagaimana rasa mautnya? Bagaimana kehidupan di akhirat nanti.
Karena orang orang beriman dan penuh taqwa saja semuanya was was khawatir mendapat adzab Allah SWT.
PERMINTAAN ANEH IDRIS AS, UNTUK MELIHAT NERAKA DAN SURGA
Belum ada manusia yang pernah melihat surga dan neraka. Mungkin ada untuk orang orang pilihan Allah.
Karena setelah manusia mati tidak langsung masuk kedalam surga atau neraka.
Dia berada di alam kubur/barzah menunggu sampai hari kiamat.
Kemduaian di adili untuk di hisab semua perbuatannya selam hidup di dunia.
Barulah dia akan masuk surga atau neraka tergantung Allah SWT.
Untuk yang perbuatan baik lebih banyak dari dosa dia masuk surga dan sebaliknya.
Namun wallahu Alam karena surga atau neraka itu Hak preogatif Allah SWT.
Dialah yang menentukan hambanya masuk surga atau neraka.
Orang yang dosanya banyak akan di masukan neraka? belum tentu juga.
Namun Alangkah baiknya kita untuk selalu berbuat baik dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Karena dia telah memberikan nikmat dan pertolongan yang banyak kepada kita.
HISTERIS DAN PINGSAN MELIHAT NERAKA
Allah telah mengizinkan malaikat untuk membawa idris AS Melihat neraka.
Sesampainya di neraka nabi langusng pingsan.
Melihat malaikat penjaga neraka yang sangat mengerikan sedang menyeret manusia dan memukulinya di neraka.
Orang orang yang durhaka dan tidak taat kepada Allah SWT selama di dunia, Dia yang berzinah tidak bertaubat, durhaka kepada orang tua tidak bertaubat, LGBT tidak bertaubat, mencuri tidak bertaubat.
Dan lebih banyak perbuatan buruknya di banding amal baiknya dan tidak pernah mau bertaubat.
Akhirnya di neraka dia di siksa atas perbuatannya. Di di waktu itu taubat sudah tidak lagi berguna.
Dia menerima atas apa yang di lakukannya.
Tidak ada pemandangan yang lebih mengerikan yang di lihat idris AS selain Neraka dengan api yang menyala nyala.
Belum lagi di dalamnya ada malaikat dengan wujud yang menyeramkan yang membuat orang takut sampai lemas walau cuma melihatnya saja.
Akhirnya nabi idris pergi meninggalkan neraka karena mengerikan dan merasa tidak nyaman dalam keadaan lemas.
KEKAGAUMAN IDRIS KEPADA SURGA
Surga adalah tempat yang di gambarkan penuh dengan keindahan dan kenikmatan di dalamnya.
Tidak ada kesedihan dan kesengsaraan di dalamnya. Penuh dengan kebahagiaan dan rasa senang.
Dan belum pernah terlukisakan keindahannya jika di bandingkan dengan dunia.
Penasaran dengan gambaran surga, Idris ingin melihatnya setelah dia sudah melihat neraka yang sangat menyeramkan.
Sesampainya di surga idris AS juga hampir pingsan seperti kedatangannya di nreka.
Namun bukan karena tempatnya yang mengerikan seperti yang di lihatnya di neraka.
Namun takjub karena pesona keindahannya yang luar biasa.
Yang belum pernah dia lihat sebelumnya selama di dunia.
Selesai melihat lihat surga , ,Malaikat ingin mengajaknya lagi ke dunia.
Namun idris AS Menolaknya dan lebih memilih untuk tinggal di surga.
Malaikat menjawab nanti surga di tempati setelah hari kiamat, Bersama orang ornag beirman lainya, orang bertaqwa, para nabi dan rasul.
Idris AS menjawab dia akan beribadah kepada Allah SWT Sampai hari kiamat.
bahkan sampai sekarang, Idris AS di kabarkan masih hidup dan tinggal di surga.
Namun atas cacian dan hinaan yang di lakukan oleh mereka orang kafir dan musyrik, Tidak membuat para rasul gentar.
Mereka pantang menyerah dan semangat karena dia tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah SWT.
Dan itu menjadi power besar mereka.
PENGALAMAN IDRIS AS MEMINTA KEMATIAN, MELIHAT NERAKA DAN SURGA
Kadang manusia bertanya tanya... apa yang terjadi pada dirinya setelah kematian?
Bagaimana dimensi setelah kematian, bagaimana kita hidup disana? apakah sendiri ataukah ada mahluk lain.
Hal tersebut membuat banyak orang menjadi takut. Belum lagi orang dengan dosa yang besar akan di siksa atas perbuatannya di alam barzah (Alam setelah kematian).
Termasuk juga Nabi Idris AS yang penasaran dengan rasanya mati. Karena mendengar berita rasanya mati itu sangat luar biasa dan gak bisa di bayangkan.
Di tusuk 1000 pedang.
ang secara bersamaan, di kuliti secara hidup hidup. Inilah rasa sakit yang terjadi pada orang yang sedang sakaratul maut.
AWAL MULA IDRIS AS MINTA DI CABUT NYAWANYA OLEH MALAIKAT MAUT
Berawal dari kerinduan sang malaikat mau Izrail kepada kekasih Allah SWT Nabi Idris AS.
Seorang yang sholeh dan mulia ahlaknya.
Karena ahlaknya yang mulia dan sangat soleh, Membuat malaikat maut menjadi kagum dan ingin berjumpa dengannya.
Lalu Izrail meminta Izin Kepada Allah SWT untuk bertemu dengan Nabi Idris AS untuk melepas rasa kangennya.
Kemudian Allah mengizinkan dan mengabulkan permintaan Izrail untuk bertemu dengan idris as.
Pada malam hari idris kedatangan seorang tamu yang membawa hadiah berupa buah buahan yang sangat banyak.
Tamu itu merupakan malaikat izrail malaikat sang pencabut nyawa, Namun disini idris as masih belum menyadari bahwa dia sedang bersama malaikat.
Bukannya malah di terima, Idris AS Malah menawarkan malaikat untuk memakan makanan tersebut, namun malaikat menolaknya.
Mungkin karena dia adalah seorang malaikat yang tidak makan dan tidak seperti manusia.
Akhirnya mereka berdua pergi keluar untuk berbincang bincang.
INILAH OBROLAN NABI IDRIS AS BERSAMA MALAIKAT IZRAIL
Idris as dan tamunya itu bersama sama dalam waktu 4 hari. Namun idris as merasa aneh dan ada yang ganjal dengan tamu yang datang membawa buah buahan itu.
Mungkin karena dia adalah malaikat tentu mempunyai perilaku yang berbeda dengan manusia yang sesungguhnya.
Sehingga membuat idris AS merasa ada yang aneh dan mengganjal pada tamu yang sebenarnnya adalah malaikat itu.
Lalu Nabi Idris mennyakan kepada laki laki itu, Sebenarnya kau ini siapa?
Lalu laki laki itu menjawab dengan jujur, Saya adalah malaikat izrail.
Kaget dengan jawabannya, Nabi Idris AS Menanyakan kau kah malaikat sang pencabut nyawa itu?
Malaikat izrail menjawab, benar ya Idris.
Idris As Menanyakan kepada malaikat, Apakah kedatanganmu kepadaku juga akan mencabut nyawaku?....
Jawab malaikat, Tidak ya idris, Aku datang kesini hanya karena kangen kepadamu. Aku meminta Kepada Allah SWT untuk bertemu denganmu dan dia mengizinkan.
4 HARI BERSAMA MALAIKAT MAUT
Setiap hari pasti ada mahluk yang mati, nyawanya di cabut oleh sang malaikat maut.
Mungkin ini yang menjadi pertanyaan dari idrsi AS. Saat malaikat sedang bersamannya dalam watu 4 hari itu berbincang bincang. Apakah malaikat maut itu juga mencabut nyawa mahluk mahluk yang ada di dunia ini?
Jawab malaikat benar dalam waktu 4 hari aku sudah banyak mencabut nyawa mahluk yang ada di bumi ini.
Mahluk mahluk yang akan di cabut nyawanya di hadapannya bagaikan hidangan di hadapannya.
Mungkin di ibaratkan seperti sebuah meja yang penuh berisi dengan makanan yang sangat lezat dan mantap.
Makanan itu di ibaratkan manusia.
Begitulah Malaikat maut melihat manusia yang akan di cabut nyawanya bagaikan hidangan.
MALAIKAT MENCABUT NYAWA IDRIS ATAS PERMINTAANYA
Nabi idris memiliki permintaan yang esktren dan jarang di minta mahluk siapapun di bumi ini.
Karena yang dia minta bukanlah seperti yang di minta oleh manusia umum seperti rejeki dan keselamatan.
Namun minta agar malaikat meminta izin kepada Allah SWT agar nyawanya di cabut untuk merasakan rasa sakitnya kematian. Karena kabarnya rasanya mati itu amat luar bisaa dahsyat rasa sakit seperti di tusuk 1000 pedang.
Lalu setelah nyawanya di cabut dan mati kemudian di hidupkan lagi. Karena cuma penasaran saja dengan rasanya kematian.
Mungkin disini idris AS percaya akan kebeneraan itu namun hanya penasaran saja dan ingin merasakannya langsung.
Jawab malaikat maut bahwa tidaklah dia mencabut nyawa mahluk melainkan atas Izin Allah SWT.
NYAWA NABI IDRIS DI CABUT OLEH MALAIKAT
Mendengar permintaan Nabi idris AS untuk meminta kematian, Malaikat menerimannya namun sebelum dia meminta izin terlebih dahulu kepada Allah SWT.
Karena Malaikat maut tidak mencabut nyawa mahluk manapun kecuali sebelumnya dapat persetujuan dari Allah SWT.
Allah SWT Mengabulkan permintaan sang Nabi.
Pada saat itu juga Malaikat maut memulai untuk menarik ruh/nyawa Idris AS.
Saat proses pencabutan nyawa malaikat menangis melihat idris AS karena menahan rasa sakitnya yang luar biasa.
Setelah mati, Allah menghidupkan lagi Nabi Idris AS.
Saat itu dia menangis sejadi jadinya. Karena merasakan maut yang sangat luar biasa sakitnya.
Setelah kejadian itu ketaqwaan idris AS bertambah dan dia langsung menuju umatnya untuk mengjak dalam kebaikan dan kebenaran.
Melihat rasanya maut yang luar biasa. Itu baru rasanya maut orang yang sudah jelas beriman dan merupakan kekasih Allah SWT.
Bagaimana dengan rasanya maut orang yang setiap harinya penuh dosa seperti kita kita ini?
Belum lagi di akhirat nanti dimana waktu itu tidak ada pertolonan apapun kepada siapapun kecuali kepada Allah SWT.
Di situ kita mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita selama hidup di dunia.
Bagi yang dosanya banyak sudah tentu hari harinya akan berat dan dalam penuh kepedihan.
NABI IDRIS AS SAJA KWALAHAN, HARUSNYA KITA BISA LEBIH SADAR
Tidak bisa di bayangkan, IDRIS AS itu adalah Nabi dan Rasul Allah SWT.
Sudah pasti ahlak dan perbuatannya mulia dan benar. Orang soleh yang sehari harinya penuh ketaqwaan kepada Allah SWT.
Namun dari kesolehan dan ketaqwaannya itu dia mengalami rasa yang sangat pedih saat maut. Dan manangis histeris sejadi jadinya.
Melihat peristiwa yang luar biasa.
Bagaimana dengan kita yang setiap hari berbuat dosa.
Bagaimana rasa mautnya? Bagaimana kehidupan di akhirat nanti.
Karena orang orang beriman dan penuh taqwa saja semuanya was was khawatir mendapat adzab Allah SWT.
PERMINTAAN ANEH IDRIS AS, UNTUK MELIHAT NERAKA DAN SURGA
Belum ada manusia yang pernah melihat surga dan neraka. Mungkin ada untuk orang orang pilihan Allah.
Karena setelah manusia mati tidak langsung masuk kedalam surga atau neraka.
Dia berada di alam kubur/barzah menunggu sampai hari kiamat.
Kemduaian di adili untuk di hisab semua perbuatannya selam hidup di dunia.
Barulah dia akan masuk surga atau neraka tergantung Allah SWT.
Untuk yang perbuatan baik lebih banyak dari dosa dia masuk surga dan sebaliknya.
Namun wallahu Alam karena surga atau neraka itu Hak preogatif Allah SWT.
Dialah yang menentukan hambanya masuk surga atau neraka.
Orang yang dosanya banyak akan di masukan neraka? belum tentu juga.
Namun Alangkah baiknya kita untuk selalu berbuat baik dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Karena dia telah memberikan nikmat dan pertolongan yang banyak kepada kita.
HISTERIS DAN PINGSAN MELIHAT NERAKA
Allah telah mengizinkan malaikat untuk membawa idris AS Melihat neraka.
Sesampainya di neraka nabi langusng pingsan.
Melihat malaikat penjaga neraka yang sangat mengerikan sedang menyeret manusia dan memukulinya di neraka.
Orang orang yang durhaka dan tidak taat kepada Allah SWT selama di dunia, Dia yang berzinah tidak bertaubat, durhaka kepada orang tua tidak bertaubat, LGBT tidak bertaubat, mencuri tidak bertaubat.
Dan lebih banyak perbuatan buruknya di banding amal baiknya dan tidak pernah mau bertaubat.
Akhirnya di neraka dia di siksa atas perbuatannya. Di di waktu itu taubat sudah tidak lagi berguna.
Dia menerima atas apa yang di lakukannya.
Tidak ada pemandangan yang lebih mengerikan yang di lihat idris AS selain Neraka dengan api yang menyala nyala.
Belum lagi di dalamnya ada malaikat dengan wujud yang menyeramkan yang membuat orang takut sampai lemas walau cuma melihatnya saja.
Akhirnya nabi idris pergi meninggalkan neraka karena mengerikan dan merasa tidak nyaman dalam keadaan lemas.
KEKAGAUMAN IDRIS KEPADA SURGA
Surga adalah tempat yang di gambarkan penuh dengan keindahan dan kenikmatan di dalamnya.
Tidak ada kesedihan dan kesengsaraan di dalamnya. Penuh dengan kebahagiaan dan rasa senang.
Dan belum pernah terlukisakan keindahannya jika di bandingkan dengan dunia.
Penasaran dengan gambaran surga, Idris ingin melihatnya setelah dia sudah melihat neraka yang sangat menyeramkan.
Sesampainya di surga idris AS juga hampir pingsan seperti kedatangannya di nreka.
Namun bukan karena tempatnya yang mengerikan seperti yang di lihatnya di neraka.
Namun takjub karena pesona keindahannya yang luar biasa.
Yang belum pernah dia lihat sebelumnya selama di dunia.
Selesai melihat lihat surga , ,Malaikat ingin mengajaknya lagi ke dunia.
Namun idris AS Menolaknya dan lebih memilih untuk tinggal di surga.
Malaikat menjawab nanti surga di tempati setelah hari kiamat, Bersama orang ornag beirman lainya, orang bertaqwa, para nabi dan rasul.
Idris AS menjawab dia akan beribadah kepada Allah SWT Sampai hari kiamat.
bahkan sampai sekarang, Idris AS di kabarkan masih hidup dan tinggal di surga.
